Tentang Kami
< p>Bismillahirrohmanirrohim….
puji syukur pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas rahmatnya sehingga dapat menuliskan tulisan yang semoga bermanfaat u/ semua. amien…
selamat membaca
sebuah kenang~kenangan dari kami. semoga memiliki manfaat yang tiada terhingga. karena amal kebaikan merupakan buah dari ilmu, dan ilmu bermula dari hikmah yang diperoleh dari membaca. ya allah limpahkanlah kepada kami ilmu yang bermanfaat dan pemahaman sehingga dapat mendekatkan diri kami kepada Mu. amien
13 tanggapan kepada “Tentang Kami”
hayaqu
November 22nd, 2009 pada 08:56
Yaa Allah jadikanlah di dalam hatiku cahaya, di dalam ucapanku cahaya, jadikanlah pada pendengaranku cahaya. jadikanlah pada penglihatanku cahaya, jadikanlah dari belakangku cahaya dan dari depanku cahaya. Jadikanlah dari atas ku cahaya dari bawahku cahaya. Ya Allah berikanlah kepada ku cahaya dan jadikanlah aku cahaya…
hayaqu
Desember 7th, 2009 pada 08:19
“Perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka.” (QS. Muhammad: 15)
princeofcode
Desember 28th, 2009 pada 04:10
Assalamu’alaikum. Afwan, mau tanya tentang do’a di atas. mohon dicantumkan surat apa dan ayat berapa kalau sumbernya dari al-quran atau hadits riwayat siapa kalau dari hadits. dan dikutip dari mana. jazakillah atas jawabannya. Wassalamu’alaikum
Hayaqu
Januari 17th, 2010 pada 14:24
Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh… Jazakumullah. Saudara amat kritis ya… U/ doa akhir tahun ini,dengan ucapan istigfar dan syukron telah dikritisi maka setelah saya coba buka Al-Quran dan Hadits serta penjelasan ustadz( ust. Ridwan), maka dinyatakan bahwa tidak ada satupun khadits shoheh/hasan yang menjelaskan tentang doa tersebut.Yang ada hanya pada hadits palsu ( Majmu Syarif)… Barakallah. SyukroN, saudara mengingatkan akan kekeliruan ini. …
hayaqu
Maret 16th, 2010 pada 04:05
Rasulullah Salallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :” tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘ Ya Allah Ampunilah ia, Ya Allah sayangilah ia. .” ( Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahu anhu , Shahih Muslim no. 46)
hayaqu
April 9th, 2010 pada 01:51
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
“Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (QS. Ali Imron: 8)
hayaqu
April 9th, 2010 pada 01:58
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ , وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ , وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ العَظِيْمِ , فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ , وَتَعْلَمُ , وَلاَ أَعْلَمُ , وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ , اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ ـ وَيُسَمَّي حَاجَتَهُ ـ خَيْرٌ لِي فِي دِيْنِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي ـ أَوْ قَالَ : عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ ـ فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمََّ بَارِكْ لِي فِيْهِ , وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌ لِي فِي دِيْنِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي ـ قَالَ : عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ ـ فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku minta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu, dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan ke-Maha Kuasaan-Mu. Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (disebutkan masalahnya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku –atau Nabi bersabda “di dunia atau di akhirat” takdirkanlah untukku, mudahkan-lah jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkanlah persoalan tersebut dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untukku dimana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku“
— (Jabir bin Abdullah berkata: “Adalah Rasulullah mengajarkan kami do’a) Istikharah dalam semua urusan sebagaimana dia mengajarkan kami surat dalam Al Qur’an, beliau bersabda: “Jika salah seorang kamu sedang mengalami permasalahan maka shalatlah
hayaqu
April 29th, 2010 pada 04:17
Doa ketika mandapati harapannya tidak terwujud, atau mengalami sesuatu yang tidak disukai : ” Qadarullahi wa ma sya ‘a’ fa’ala .’Takdir Allah dan apa yang dikehendakinya pasti terjadi”.
hayaqu
Mei 28th, 2010 pada 04:14
Abu Hurairah radhiyallah ‘anhu menuturkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah salah seorang diantara kamu berdoa, ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki’ atau berdoa, ‘Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu kepadaku jika Engkau menghendaki’, tetapi hendaklah ia berkeinginan kuat dalam permohonan itu, karena sesungguhnya Allah tiada sesuatupun yang memaksa-Nya untuk berbuat sesuatu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
hayaqu
Agustus 20th, 2010 pada 03:41
Tidak ada suatu musibah yang menimpa (seseorang) , kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk pada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu ( Al- Quran At- Tagabun: 11)
hayaqu
September 14th, 2010 pada 07:33
Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah Menerima amal-amal Kita.
Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon Maaf lahir dan batin ^_^
Hayaqu
Oktober 13th, 2010 pada 03:42
“Barangsiapa menyediakan makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, niscaya ia akan mendapat (pahala)seperti pahala orang yang berpuasa.” (HR. At- Tirmidzi)
Hayaqu
Oktober 18th, 2010 pada 09:03
“Sesungguhnya yang sangat aku khawatirkan pada kalian adalah asysyirkul ashghar!” Para Sahabat bertanya, ” Apa itu maksudnya Wahai Rasulullah?”. Beliau bersabda. ” Riya” ( HR. Ahmad)